Sumber Pendapatan dan Jenis Pembelanjaan Negara

Sumber pendapatan dan jenis pembelanjaan Negara - Perlu diperhatikan bahwa ada perbedaan dalam cara berpikir antara subjek ekonomi negara dengan subjek ekonomi rumah tangga dan perusahaan. Bagi subjek ekonomi rumah tangga dan perusahaan biasanya pengeluaran bertitik tolak pada besarnya penerimaan (pendapatan) yang ada, sebaliknya bagi subjek ekonomi negara bukan penerimaan yang menentukan pengeluaran, tetapi pengeluaran negara akan memengaruhi penerimaan negara. Mengapa demikian? Karena negara atau pemerintah mengutamakan kesejahteraan warganya secara keseluruhan. Negara harus dapat menjamin pemenuhan kebutuhan minimum warganya.


Sumber-Sumber Pendapatan Negara
Negara sebagai suatu rumah tangga senantiasa berusaha untuk memperoleh pendapatan. Pendapatan negara diperoleh dari berbagai sumber baik dari dalam maupun luar negeri. Dari tahun ke tahun sumber pendapatan negara bisa saja berubah.


sumber pendapatan negara


Berdasarkan tabel di atas dapat kita ketahui bahwa pendapatan Negara kita terdiri atas penerimaan dalam negeri dan hibah. Penerimaan dalam negeri terdiri atas penerimaan pajak dan penerimaan bukan pajak. Negara menarik berbagai pungutan pajak, antara lain, pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, pajak bumi dan bangunan, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan, cukai, dan pajak-pajak lain, di bidang ekspor-impor (perdagangan internasional) misalnya pungutan bea masuk diperuntukkan untuk barang-barang impor, serta pungutan untuk barang-barang yang diekspor. Sedangkan penerimaan bukan pajak diperoleh dari pemanfaatan sumber daya alam yang dikelola oleh negara misalnya minyak bumi, gas alam, pertambangan umum, kehutanan, perikanan, laba BUMN, dan penerimaan bukan pajak lainnya.


Jenis-Jenis Pembelanjaan Negara
Untuk mengetahui jenis-jenis pembelanjaan negara maka Anda perhatikan Tabel II.2 berikut ini!




Berdasarkan Tabel II.2 di atas Anda dapat mengambil kesimpulan mengenai jenis-jenis pembelanjaan negara. Jenis-jenis pembelanjaan negara terdiri atas pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan. Pengeluaran rutin adalah semua pengeluaran negara untuk membiayai tugas-tugas umum pemerintah dan kegiatan operasional pemerintah pusat, pembayaran bunga atas utang dalam negeri dan utang luar negeri, pembayaran subsidi, dan pengeluaran rutin lainnya. Pengeluaran pembangunan adalah semua pengeluaran negara untuk membiayai proyek-proyek pembangunan yang dibebankan pada anggaran belanja pemerintah pusat.

Jadi, apakah yang dimaksud dengan belanja negara?
Belanja negara adalah semua pengeluaran negara untuk membiayai belanja pemerintah pusat dan daerah. Belanja pemerintah pusat adalah semua pengeluaran negara untuk membiayai pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan.

Jika ditinjau menurut sifatnya, belanja atau pengeluaran tersebut dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu sebagai berikut.
1) Belanja yang bersifat ekskausif, yaitu belanja untuk membeli barang atau jasa yang langsung dikonsumsi atau dapat menghasilkan barang lain.
Misalnya, penyediaan vaksin untuk imunisasi (langsung dikonsumsi), pembelian pesawat atau kapal terbang (dapat menghasilkan pendapatan untuk memperoleh barang lain).
2) Belanja yang bersifat transfer, yaitu belanja untuk kegiatan-kegiatan sosial yang tidak produktif. Misalnya, sumbangan untuk korban bencana alam, subsidi, bea siswa, dan lain-lain.

0 Response to "Sumber Pendapatan dan Jenis Pembelanjaan Negara"

Post a Comment