Dampak Positif dan Negatif Perdagangan Internasional

Dampak Positif dan Negatif Manfaat Perdagangan internasional bagi Perekonomian Indonesia - “Pada tahun 2006, kinerja ekspor Indonesia mencapai rekor baru di atas US$100 milyar, tahun depan tantangan yang dihadapi akan semakin berat, baik karena faktor eksternal maupun internal. Oleh karena itu dibutuhkan kerja keras dan dukungan lintas sektoral agar pertumbuhan ekspor —yang dalam beberapa tahun terakhir telah berperan mendorong peningkatan kapasitas, pertumbuhan ekonomi nasional dan penyerapan tenaga kerja— dapat tetap terjaga” Kata Mendag dalam konfrensi pers seusai Rapat Terbatas.

Dampak perdagangan internasional terhadap perekonomian Indonesia, tidak lepas dari pengaruh kebijakan-kebijakan perdagangan internasional, yaitu keputusan pemerintah baik secara langsung atau tidak langsung yang mempengaruhi arah perdagangan internasional suatu negara.


Dampak Positif dan Negatif Perdagangan Internasional



Tujuan dari keputusan pemerintah tersebut adalah :
1. Mengendalikan dan mengawasi ekspor impor
2. Meningkatkan pendapatan negara
3. Melindungi industri dalamnegeri

Sekarang ini banyak kita temui produk-produk dari luar negeri membanjiri di Indonesia, seperti halnya produk-produk dari RRC, Korea maupun Taiwan, hal ini disebabkan karena Indonesia telah mengikuti kebijakan perdagangan internasional sejak tahun 2003, yaitu kebijakan perdagangan bebas.


Dampak Positif Perdagangan Internasional

Dampak positif Perdagangan Internasional bagi Indonesia antara lain :
1. Memacu persaingan dunia usaha
2. dapat meningkatkan efisiensi, perbaikan mutu produk.
3. Mendorong kemajuan IPTEK
4. Merangsang pertumbuhan ekonomi
5. Modal asing akan berputar dan mengalur terus, tenaga ahli akan berkembang.


Dampak Negatif Perdagangan Internasional

Dampak negatifnya :
1. Negara Indonesia SDMnya sulit bersaing
2. Kekurangan modal
3. Pinjaman luar negeri sangat besar (hutang)

Ketiga hal tersebut mengakibatkan ketergantungan Indonesia terhadap produk-produk dari luar negeri, serta tergantung pada negara-negara donatur Indonesia Kita cukup mempunyai harapan yang besar terhadap perekonomian Indonesia dan harus optimis menghadapi persaingan bebas ini.

Dengan Terpilihnya presiden secara demokratis pada bulan Oktober Tahun 2004, diharapkan Indonesia mampu bangkit, Indonesia telahmelepaskan diri dari IMF, mengembangkan potensi daerah, mengembangkan iklim perekonomian yang sejuk, stabilitas keamanan, dengan harapan akan mendatangkan para investor asing melakukan kegiatan perekonmian di Indonesia.


Manfaat Perdagangan Internasional

1. Kebutuhan negara dapat diusahakan dipenuhi
Dalam melakukan perdagangan internasional, barang yang diimpor Indonesia adalah yang dibutuhkan masyarakat, bangsa dan negara.
2. Negara pengekspor memperoleh keuntungan
Tujuan utama seorang pedagang adalah mendapatkan laba, maka ekspor imporpun selalu berharap memperoleh keuntungan, dengan demikian cadangan devisa akan semakin bertambah pula.
3. Mendorong efisiensi dan spesialisasi produksi
Setiap negara memiliki kelebihan dalam kegiatan produksi, sehingga secara khusus hasil produksi tersebut diharapkan mampu bersaing dan akan diproduksi dalamjumlah yang besar, semakin besar jumlah produksi barang akan semakin efisien biaynya, misalnya jepang dalam bidang elektronik sangat maju luar biasa, sehingga hasilnya mampu bersaing dengan negara-negara lain.
4. Meningkatkan hubungan persahabatan
Perdagangan antar negara akan semakin menumbuhkan rasa persahabatan negara, karena kedua belah pihak sama-sama diuntungkan dan dapat terpenuhi kebutuhannya.
5. Dapat mendorong kemajuan IPTEK
Dalam perdagangan antarnegara, akan terjadi persaingan salah satunya dari segi pengembangan tehnologi. Komputer, Handphone merupakan salah satu dorongan perkembangan tekhnologi.


Sekian mengenai Dampak Positif dan Negatif Perdagangan internasional, semoga ini dapat bermanfaat dan terimakasih.

0 Response to "Dampak Positif dan Negatif Perdagangan Internasional"

Post a Comment