Dampak APBN Terhadap Perekonomian Negara

Dampak APBN terhadap perekonomian Negara - Coba Anda amati keadaan di sekitar tempat tinggalmu (kotamu). Dari tahun ke tahun selalu saja ada berbagai jenis pembangunan di berbagai wilayah termasuk di kota kita. Perhatikan! Apakah pembangunan semacam itu memberikan dampak seperti menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan nasional? Simaklah beberapa aktivitas pembangunan pada gambar berikut ini! Analisislah aktivitas tersebut dalam kaitannya dengan dampak perekonomian negara kita. Kemudian diskusikanlah dengan panduan gurumu!




Berdasarkan gambar di atas maka dapat kita ketahui terjadi pembangunan di berbagai sektor yang merupakan alokasi APBN. Seperti telah dijelaskan di depan, APBN memuat arah kebijakan pemerintah yang akan dilaksanakan dalam satu tahun ke depan. Kebijakan-kebijakan tersebut salah satunya adalah kebijakan di bidang ekonomi. APBN merupakan pedoman bagi perekonomian bertujuan untuk menstabilkan perekonomian negara, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan pendapatan.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, akan terasa dampak yang dapat dirasakan oleh seluruh komponen bangsa (penyelenggaraan negara baik pusat maupun daerah), dan masyarakat termasuk dunia usaha. Misalnya, subsidi BBM yang dirasakan semakin membebani APBN sehingga diambillah kebijakan penggantian subsidi BBM dengan dana kompensasi subsidi bagi rakyat; kebijakan ini berpengaruh bagi dunia usaha yang berarti biaya produksi meningkat sehingga memengaruhi tingkat harga di pasar. Begitu pula sebaliknya, apabila subsidi diberikan maka akan menurunkan tingkat harga.

APBN akan memengaruhi rencana-rencana sektor swasta dan meyakinkan lembaga-lembaga lain mengenai apa yang akan ditempuh oleh Negara yang bersangkutan di masa mendatang, serta bagi pemerintah akan lebih efisien dalam mengambil keputusan mendatang. Asumsi-asumsi tentang PDB (Produk Domestik Bruto), pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar (Rp/US dolar), harga minyak dunia, dan lain-lain yang digunakan di dalam APBN merupakan salah satu pertimbangan bagi para investor untuk menanamkan modalnya atau menutup usahanya.

APBN juga berpengaruh bagi bidang perdagangan internasional (ekspor– impor). Misalnya, tarif pajak ekspor yang tinggi akan mengurangi produktivitas eksportir, sebaliknya jika tarif pajak bea masuk diturunkan maka importir akan menambah impornya, dan akan mengurangi impor bila bea masuknya tinggi. Kebijakan pengaturan tarif ini dilakukan pemerintah untuk mengamankan pemenuhan kebutuhan nasional akan barang dan jasa, dan untuk melindungi kepentingan produsen dalam negeri, serta untuk mengamankan neraca perdagangan internasional.

APBN dapat digunakan sebagai alat politik fiskal. Pengeluaran pemerintah dapat memiliki pengaruh yang bersifat memperbesar pendapatan nasional, tetapi penerimaan pemerintah dapat bersifat mengurangi pendapatan nasional. Pengaruh pengeluaran pemerintah dapat bersifat mengurangi pendapatan nasional tergantung pada jenis pengeluarannya, sedangkan untuk penerimaan pemerintah pengaruhnya tergantung pada jenis sumber penerimaan itu.

Pajak merupakan sumber penerimaan pemerintah yang bersifat memperkecil pendapatan nasional dibanding dengan pinjaman negara, dan pinjaman Negara lebih bersifat memperkecil pendapatan dibanding dengan pencetakan uang baru sebagai sumber penerimaan negara. Untuk mengatasi pengaruh buruk maka timbullah gagasan untuk dengan sengaja mengubah-ubah pengeluaran dan penerimaan guna mencapai kestabilan ekonomi. Teknik mengubah pengeluaran dan penerimaan pemerintah inilah yang disebut dengan kebijakan fiskal atau fiscal polytic.



Sekianlah mengenai Dampak APBN Terhadap Perekonomian Negara, dari Ekonomisku, semoga ini menjadi bermanfaat dan terimakasih.

1 Response to "Dampak APBN Terhadap Perekonomian Negara"